Informasi Anak Berkebutuhan Khusus

Minggu, 17 Maret 2013

Anak Berkesulitan Belajar


Anak berkesulitan belajar dapat dikelompokkan menjadi empat (1) anak yang sebenarnya IQ nya rata-rata atau di atas rata-rata tetapi hasil belajarnya rendah karena faktor eksternal, disebut anak yang mengalami hambatan belajar, (2) anak yang sebenarnya IQ nya rata-rata atau di atas rata-rata tetapi mengalami kesulitan dalam bidang akademik tertentu (misal membaca, menulis, berhitung) tidak seluruh mata pelajaran, diduga karena faktor neurologis, disebut sebagai anak yang mengalami kesulitan belajar spesifik atau spesific learning disability, (3) anak yang prestasi belajarnya rendah tetapi IQ nya sedikit di bawah rata-rata disebut anak yang lamban belajar atau slow learner, dan (4) anak yang prestasi belajarnya rendah disertai adanya hambatan-hambatan komunikasi dan sosial, sedangkan IQ nya jauh di bawah rata-rata, disebut retardasi mental atau tunagrahita.
Pengelompokkan ini penting karena pada umumnya secara pendidikan kadang-kadang mereka memiliki gejala yang sama, ialah sama-sama mengalami kesulitan belajar atau problema dalam belajar dapat menganalisis dan mencari sumber penyebab, serta dapat mengelompokkan secara tepat, maka kita dapat memberikan perlakuan yang sesuai dengan kebutuhan khusus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar